Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
27 Aug 2026 29 pembaca ADMIN Puskesmas Jayanti

Solusi Tanggap TARLINCE: Terobosan Ambulans Jemput Bola Puskesmas Jayanti Pangkas Risiko Kematian Ibu & Bayi

JAYANTI — Persoalan aksesibilitas dan hambatan transportasi medis saat persalinan darurat kerap menjadi pertaruhan hidup dan mati bagi kaum ibu. Di wilayah Kecamatan Jayanti, hambatan geografis, minimnya sarana angkutan umum di malam hari, serta beban finansial sewa kendaraan pribadi milik tetangga acap kali memicu kecemasan mendalam di kalangan keluarga kurang mampu. Akibat keterlambatan mengambil keputusan dan keterbatasan modal transportasi, tidak sedikit ibu hamil yang terpaksa menunda keberangkatan ke fasilitas kesehatan hingga berada dalam kondisi kritis.

Menjawab tantangan mendesak tersebut, UPTD Puskesmas Jayanti menghadirkan inovasi pelayanan publik unggulan bernama TARLINCE (Antar Jemput Ibu Bersalin dengan Ambulance).

Mengakhiri Fenomena "Tiga Terlambat"

Hadirnya inovasi TARLINCE didasari oleh komitmen kuat untuk menanggulangi fenomena klasik kegawatdaruratan maternal, yaitu "Tiga Terlambat" (3T)—khususnya pada faktor keterlambatan kedua: terlambat mencapai fasilitas pelayanan kesehatan. Selama ini, banyak kasus kematian ibu terjadi bukan karena ketidakmampuan penanganan medis di fasilitas kesehatan, melainkan karena kondisi pasien yang sudah terlanjur kritis di perjalanan akibat kendala mobilisasi.

Langkah ini dilandasi oleh UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Permenkes No. 21 Tahun 2021, serta Permenkes No. 43 Tahun 2019. Inovasi ini juga menjadi bukti nyata dukungan daerah terhadap pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) Goal ke-3, agenda Asta Cita Presiden RI poin ke-4 terkait penguatan SDM dan kesehatan, serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan di Kabupaten Tangerang.

"Setiap detik dalam persalinan darurat sangat berharga. Keterlambatan hitungan menit dapat memicu komplikasi fatal seperti pendarahan hingga asfiksia pada bayi. TARLINCE hadir memindahkan penanganan langsung ke depan pintu rumah warga."

Revolusi Paradigma: Dari Pasif-Reaktif Menjadi Proaktif-Jemput Bola

TARLINCE membawa perubahan mendasar dalam operasional transportasi medis daerah. Jika sebelumnya armada ambulans Puskesmas bersikap pasif dan lebih banyak digunakan untuk rujukan keluar (dari Puskesmas ke Rumah Sakit), kini paradigma tersebut diubah secara total. Ambulans difungsikan sebagai sarana proaktif yang siap meluncur menjemput ibu bersalin langsung dari kediamannya menuju Puskesmas secara gratis (bebas biaya).

Pilar Utama Inovasi TARLINCE:

1.     Layanan Bebas Biaya (100% Gratis): Menghilangkan ketakutan finansial keluarga kurang mampu sehingga keputusan berobat dapat diambil seketika tanpa penundaan.

2.     Hotline Siaga 24 Jam & Integrasi Desa: Tersambung langsung dengan jajaran Kader Kesehatan dan Bidan Desa melalui sistem komunikasi tersentralisasi.

3.     Pelayanan Inklusif dan Aman: Menjamin proses pengangkutan pasien didampingi oleh sarana medis yang layak dan aman tanpa membedakan status sosial ekonomi.

4.     Pengantaran Pasca-Bersalin: Tidak hanya menjemput saat hendak melahirkan, TARLINCE juga mengantarkan ibu dan bayi kembali ke rumah dengan selamat pasca-persalinan.


Dampak Nyata: Menuju Target Zero Kematian Ibu

Melalui pengawasan dan evaluasi mutu secara berkala, keberadaan TARLINCE memberikan dampak nyata di lapangan:

·        Nol Kematian Ibu (Zero Mortality): Berhasil menekan hingga menghilangkan kasus kematian ibu dan bayi baru lahir yang disebabkan oleh keterlambatan transportasi di wilayah Jayanti.

·        Peningkatan Capaian SPM: Presentase persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan (PFaslkes) melesat mendekati target optimal 100%.

·        Efisiensi Aset & Kepercayaan Publik: Utilitas armada ambulans daerah menjadi jauh lebih optimal dan mendongkrak indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan UPTD Puskesmas Jayanti.

Dengan hadirnya inovasi TARLINCE, UPTD Puskesmas Jayanti membuktikan bahwa pelayanan publik yang responsif, humanis, dan berbasis kebutuhan masyarakat mampu menjadi benteng utama dalam menyelamatkan generasi masa depan bangsa.

(Puskesmas Jayanti/Ag)

Nomor B/25-PKM.JYT/VIII/2026






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.