UPAYA KESEHATAN

Jayanti - Jum'at, 08 Agustus 2025 pada pukul 09.00 Wib, Dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut pada anak, Puskesmas Jayanti giatkan program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) oleh Petugas Kesehatan yaitu drg. Nur Isnaini dan drg. Jessica Renata Imelda.
Bersikat gigi berguna untuk mencegah risiko tinggi terjadinya kerusakan gigi pada siswa sekolah dasar, kegiatan ini mengajarkan bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar serta waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Kebersihan rongga mulut dapat dilihat salah satunya dengan ada tidaknya plak.
Kesehatan gigi dan mulut tidak bisa diabaikan, terutama pada masa tumbuh kembang anak, karena menjadi faktor pendukung utama dalam pemenuhan asupan gizi anak. Gigi dan mulut merupakan tempat masuknya makanan ke dalam tubuh sehingga menentukan jumlah asupan gizi. Gigi yang tidak sehat akan berpengaruh kepada asupan gizi yang masuk dalam tubuh sehingga menyebabkan kondisi kesehatan yang tidak baik.
Penyakit gigi dan mulut sangat mempengaruhi derajat kesehatan, proses tumbuh kembang, bahkan masa depan anak. Anak-anak menjadi rawan kekurangan gizi karena rasa sakit pada gigi dan mulut menurunkan selera makan mereka.Kemampuan belajar anak pun akan menurun sehingga akan berpengaruh pada prestasi belajar (Zatnika, 2009). Tingginya angka karies gigi dan rendahnya status kebersihan mulut merupakan permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang sering dijumpai pada kelompok usia anak. Karies gigi dapat menimbulkan kesulitan makan pada anak karena karies gigi menyebabkan penurunan fungsi gigi sebagai alat cerna. Seperti yang diungkapkan oleh Widyaningsih (2000,cit. Junaidi dkk.,2007), kesulitan makan pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, yaitu: faktor nutrisi, penyakit dan psikologis. Faktor penyakit yang mempengaruhi antaralain adanya kelainan pada gigi geligi dan rongga mulut seperti karies gigi, stomatitisdan gingivitis.
(Puskesmas Jayanti/dn)
Nomor : B/017-PKM.JYT/VIII/2025